Indonesia melegalkan Khamr..


"Kekuasaan tertinggi berada ditangan rakyat", kutipan tersebut berkaitan dengan legalnya khamr di Indonesia. Walaupun rakyat menolak dengan legalnya khamr pemerintah masih saja melegalkannya. Hal ini yang menjadikan bangsa Indonesia terjadi disintegrasi. Perdebatan antara penguasa-penguasa di Indonesia tentang khamr membuat perundang-undangan berubah menjadi pengendalian dan pengawasan, menghilangkan kata larangan dari RUU tentang minuman keras. Perubahan yang terjadi tentu akan membawa perubahan mendasar bagi bangsa ini. Yang sebelumnya berupa pelarangann akan berubah menjadi pengendalian dan pengaturan. Dengan begitu pasal-pasal dalam draft awal RUU yang melarang setiap orang untuk mengedarkan Khamr. Menjual dan mengonsumsi minuman beralkohol akan berubah menjadi setiap orang dapat menjual dan memproduksi Khamr dengan syarat tertentu. Dalam pasal 8 dinyataka, "Setiap orang yang memproduksi minuman beralkohol wajib memiliki izin usaha industri." Pasal tentang konsumsi minuman beralkohol yang dalam draft awal dilarang menjadi dibolehkan asal tidak berlebihan. Dalam Pasal 7 draft awal RUU disebutkan, "Setiap orang dilarang mengonsumsi minuman beralkohol golongan A, golongan B dan golongan C. Pasal ini akan berubah menjadi "Setiap orang dilarang mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan sehingga menimbulkan ketagihan."
Dengan demikian minuman beralkohol tidak akan dilaranag secara mutlak, tetapi hanya dikendalikan, diatur dan diawasi peredarannya. 
Sepertinya RUU minuman beralkohol tidak akan jauh dari pengendalian dan peraturan distribusi minol yang ada dalam peraturan yang ada saat ini, yaitu Perpres No.74/2013 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol yang disahkan 6/12/2013. 
Adanya pelegalan minuman beralkohol telah menyalahi syariah islam, tegas Allah mengharamkan minuman keras. Allah SWT berfirman dalam surat al-maidah ayat 90, artinya : "Hai orang-orang yang beriman, sungguh (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala dan mengundi nasib dengan panah adalah termasuk perbuatan setan. Karena itu jauhilah semua itu agar kalian beruntung." Rasul SAW mempertegas bahwa minuman yang memabukkan adalah khamr dan khamr itu haram baik sedikit maupun banyak. Karena itu khamr harus dibantai habis dari masyarakat. Hal ini karena laknat Rasulullah SAW. terhadap 10 (sepuluh) pihak terkait khamr, yaitu : pemerasnya, yang diminta diperaskan, peminumnya, pembawanya, yang minta dibawakan, penuangnya, penjualnya, pemakan harganya, pembelinya dan yang minta dibelikan. Hukuman menurut syariah dihukum 40 atau 80 kali cambukan.
Ta'zir adalah sanksi yang diberikan kepada pihak selain peminum khamr berupa bentuk dan kadarnya diserahkan kepada khalifah atau qadhi.
Dengan adanya syariah seperti itu, masyarakat akan diselamatkan dari ancaman khamr atau minuman keras. Semua itu akan terwujud jika syariah dapat diterapkan secara menyeluruh. 

2 Responses to "Indonesia melegalkan Khamr.."

  1. benar gan walaupun ada golongan A.B,c.. dalam islam mau sedikt mau banyak ttp dilarang.
    tegas Allah mengharamkan minuman keras. Allah SWT berfirman dalam surat al-maidah ayat 90, artinya : "Hai orang-orang yang beriman, sungguh (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala dan mengundi nasib dengan panah adalah termasuk perbuatan setan. Karena itu jauhilah semua itu agar kalian beruntung.

    ReplyDelete
  2. ada modus dibalik udang, duit masukkk. itu yang buat pejabat negara ngilerr

    ReplyDelete

Yuk.. Komentar nya yang berhubungan dengan tema atau agama islam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel