Jika anda guru, wajib baca ini!

Manusia dengan berbagai latarbelakang memiliki kesamaan yang mendasar, ingin dipuji, diakui, didengar dan dihormati. Kebutuhan ini sering terlupakan setiap individu.
Mungkin anda seorang guru dan memiliki tanggung jawab sesuai dengan peraturan yang berlaku disekolah. Dan mungkin anda menemukan beberapa murid ada berbeda perspektif dengan anda. Anda pun tidak pernah berpikir untuk memberikan apresiasi kepadanya, karena memang dimata anda, cara memahaminya tidak sesuai dengan harapan.
Apakah anda mengetahui cara murid untuk memahami anda sebenarnya adalah cermin dari sosok pemimpinnya(anda sendiri). Bisa jadi murid tidak belajar maksimal karena memang tidak pernah anda apresiasi. Masalahnya, mengapa kita begitu sulit untuk memberi apresiasi kepada orang lain?
Pujian yang tulus merupakan anugrah yang diberikan Allah SWT yang amat sederhana namun sulit untuk dilakukan. Cobalah anda menerepakan pujian kepada orang-orang yang anda jumpai, misalnya dengan guru lain, keluarga dan sebagainya.
Efek dari pujian itu, sungguh-sungguh luar biasa, mereka pasti akan membalas dengan ucapan terimakasih, bahkan mendoakan anda. Mereka tersenyum bahagia karena merasa memiliki kedekatan dengan anda, sekalipun itu orang yang anda kenal atau pembantu anda sendiri.
Mungkin masih banyak lagi diantara kita yang sekedar memuji tanpa pernah berpikir apakah pujian tersebut benar-benar menyenangkan atau tidak. Maka untuk menghindari hal buruk, ada baiknya anda perhatikan hal-hal berikut :

1.Yang sederhana itu baik dibandingkan yang berlebihan
maksud disini adalah memuji, memuji adalah sesuatu yang diharapkan namun bisa menjadi sesuatu yang menjengkelkan. Maka dari itu, anda harus memperhatikan bahawa pujian itu lebih baik dari pada pujian yang bersifat biasa.

2. Ketulusan kuncinya
ketulusan adalah kunci dalam memberikan pujian. Sebuah pujian palsu mudah dikenali dan dapat memalukan kedua belah pihak, baik yang memberi maupun yang menerimanya. Pujian itu spontan, sederhana dan positif. Sebuah pujian harus mengalir keluar setelah kita melihat sesuatu yang baik tentang seseorang.

3. Waktu yang tepat
Pujilah seseorang saat mereka mencapai sesuatu. Jika ada alasan tertentu yang membuat anda kehilangan momentum atau kesempatan.

4. Pujian sesuai dengan hubungan
Kata-kata pujian tergantung pada hubungan anda dengan orang itu. Pujian adalah pendapat yang tidak dapat diterima oleh semua orang, terutama orang yang kita kenal. Maka dari itu, berhati-hatilah saat memuji.

5. Pujian berkesinambungan
Ucapan pujian harus memuat efektifitas dan tentu saja harus dicampurkan dengan suara yang bagus.
Berbicara dengan baik dan fasih adalah seni yang hebat, tapi mengetahui saat yang tepat untuk berhenti berbicara juga tindakan yang sama-sama hebat - wolfgang amadeus mozart

0 Response to "Jika anda guru, wajib baca ini!"

Post a Comment

Yuk.. Komentar nya yang berhubungan dengan tema atau agama islam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel