mengapa harus berprestasi?

mengapa harus berprestasi?

Setiap amal tergantung pada niat nya setuju? Hadits riwayat Bukhari dan Muslim "إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ" dalam bahasa indonesia "Innamal A'malu Binniyat". Demikian hadits menjelaskan. Ulama menambahkan bahwa seseorang akan diberikan sesuai dengan apa yang telah diniatkan. Niat baik tentu berbalas pada sesuatu yang baik, pun juga ketika melakukan sesuatu dan kita niatkan untuk beribadah, Insyallah balasannya adalah pahal dari Allah SWT. Maka sebelum kita berselancar lebih jauh, menyelam lebih dalam lagi dan terbang setinggi burung diatas awan, mari kita niatkan apa tujuan dan motivasi kita kesana. Apakah prestasi ingin kita raih untuk mendapat pujian dari seseorang semata? Atau apakah kita ingin raih untuk mendapatkan jabatan tinggi disebuah sekolah atau tempat kerja? Apakah prestasi yang ingin kita dapatkan untuk bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi orang banyak?. Tentu semua itu adalah tergantung pada individu masing-masing.

Sebagai bahan renungan. Jika sebuah prestasi hanya diniatkan untuk mendapat pujian dari oranglain, maka berapa lama ia akan bertahan dengan pujian tersebut? Mungkin hanya beberapa hari saja. Jika prestasi hanya kita pakai untuk ajang menyembongkan diri? Bagaimana kita hanya akan dapat rugi dan percuma karena sebagai manusia biasa tidak ada yang patut disombong ketika kita menyadari bahwa semua yang kita dapat berasal dari Allah SWT. Ingatlah bahwa raja mesir kuno fir'aun yang gagah, berani, dengan kekayaan yang melimpah bisa hancur begitu saja karena kesombongan. Maka sangat disayangkan jika ajang prestasi hanya digunakan untuk bersombong diri.
Marilah kita niatkan sebelum melangkah. Apa sebenarnya tujuan kita hidup didunia ini? Jika beribadah adalah tujuannya, maka dari itu mari kita tetapkan bahwa sekolah adalah ibadah, pun juga berprestasi adalah rangkaiannya. Mari kita niatkan bahwa berprestasi adalah alasan untuk bisa memotivasi dan menginspirasi. Dengan demikian setiap orang yang telah terkena semangatnya untuk ikut berjuang dan berprestasi tentunya, makan imbalan dan pahalanya tentu kita juga akan kebagian. Lalu ketika ada yang menggunakan ajang prestasi ini untuk mengukur kemampuan diri, ini juga alasan yang tidak salah. Karena setiap manusia memang senantiasa berproses dan memperbaiki diri adalah tugas seumur hidup yang tidak akan terhenti. Saat suatu target telah kita dapatkan, tentu kita ingin meningkatkannya dimasa yang akan datang.
Cara untuk berprestasi itu mudah kok, cukup mencoba suatu bidang, untuk bakat atau tidaknya kita harus percaya bahwa bakat itu muncul ketika terbiasa melakukannya-UtamiNS.
Tak cukup hanya niat, prestasi juga membutuhkan usaha dan kerja keras untuk mewujudkannya. Niat yang tulus dalam hati itu harus benar tentu diimbangi dengan aktivitas yang tepat. Inilah syarat diterimanya suatu amalan. Ditengah persaingan yang ketat kita bersaing secara sehat, mengeluarkan kemampuan terbaik dengan ikhtiar pada Allah yang maksimal, menutupi kekurangan diri lalu berusaha menampilkan kelebihan yang kita punya. Inilah suatu perlombaan, perlombaan yang nanti bisa membuahkan prestasi. Perlombaan yang nanti akan mencetak sebuah pertemanan. Perlombaan yang nanti melahirkan sebuah semangat baru untuk berjuang. Perlombaan untuk menjadi yang terbaik dalam kebaikan (manjada wajada).
Memaknai Sebuah Prestasi 
Setiap orang berhak memaknai prestasi, menurut Kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) bahwa prestasi adalah percapaian atas hasil usaha. Tentu ini bermakna sangat luas dan setiap pejuang dapat memberikan arti pada tiap usaha yang dilakukan. Sehingga kita tidak bisa menyempitkan prestasi hanya sebuah penghargaan. Prestasi juga bukan hanya tentang selesainya penelitian, kemudian termuat diberbagai jurnal internasional, dicuplik oleh banyak orang yang tidak kita kenal, akhirnya nama kita tercantum dalam berbagai referensi karya ilmiah dan jurnal. Prestasi juga bukan hanya sekedar penghargaan yang berjejer rapi diatas meja, yang suatu saat akan berdebu dan perlahan memudar terhanyut dalam waktu.
Prestasi adalah usaha dan perjuangan, saat kita menimbun segala daya upaya untuk menang, saat seseorang memberikan arti luas pada usahanya untuk menuntut ilmu, saat ikhtiar maksimal sudah diberikan kepada maha pencipta Allah SWT, meski hasil belum seusai yang diharapkan. Namun tetaplah patut mendapatkan prestasi atas apa yang diusahakannya.
Prestasi adalah sebuah pengabdian, saat seseorang peduli pada permasalahan disekitarnya, peka dengan kesejahteraan rakyat indonesia, memulai mengabdi dan memberikan arti sesuai kadar kemampuan, mendidik anak-anak yang kurang pendidikan, menggerakan ekonomi pedalamaan pedesaan yang monoton, menghijaukan lahan-lahan tandus. Maka kita telah berprestasi dimata masyarakat yang merasakan kehadirannya.
Pantang menyerah harus masuk dalam Artikel ini, ketika kedua kaki tak lagi menempuh setapak demi setapak atas banyaknya amanah, saat punggung mulai berat atas beban. Prestasi tetap berjuang adalah kebanggaan.
Prestasi adalah arti menginspirasi dan motivasi, seseorang bisa menjadi inspirasi bagi kawannya untuk berjuang, seseorang menjadi tauladan bagi temannya untuk berbuat kebaikan, saat langkahnya memotivasi dan membuat orang lain tergerak untuk melakukan. Saat itulah kita telah berprestasi.
Indonesia Kini
Untuk ukhwah, tidaklah kita sedih melihat negara ini yang sedang ditimpa musibah krisis multidimensi. Pendidikan dengan segenap masalahnya mulai dari perubahan kurikulum yang begitu cepat, ekonomi dengan problemnya hutangnya, pemimpin yang lupa dengan janji kampanye, kesehatan yang justru menyakitkan, kejahatan yang belum menemukan titik pointnya. Permasalahan ini ibarat penyakit mematikan yang sudah menyebar keantera dunia dan hingga saat ini Novel Baswedan yang belum tau siapa yang melakukan penyiraman air keras.
Padahal, seharusnya kita patut optimis bahwa kepedapannya Indonesia bisa sejahtera. Indonesia adalaha negara karunia dari Allah SWT yang tiada hingga. Kekayaan alamnya melimpah, hutan hijau dengan produksi bahan mentahnya, hasil laut dengan beraga jenis ikannya, hasil tambang yang beberapa terbesar didunia, walaupun pemerintah kita sulit bagaimana cara mengelola tambang dengan baik. Semua berada di Indonesia.
Namun sayang, fakta mengatakan berbeda. Tanahnya yang subur tak mampu mengatasi kelaparan 262 juta jiwa, yang masih sering terjadi, kekayaan laut melimpah tidak mampu memberikan kecukupan asupan gizi, minyak yang melimpah tak mampu memberikan arti pada ketersediaan bahan bakar yang cukup dan murah.
Indonesia tanah airku, tanah yang aku sewa dari negara lain, air yang kubeli dari perusahaan lain. Indonesia merdeka, merdeka secara fisik, namun masih terjajah secara ekonomi dan politik.
Kita adalah Jawaban atas Masalah di Indonesia
Indonesia perlu berevolusi. Jawabannya ada pada diri kita sendiri. Kemana arah perubahan ini akan digerakkan, kitalah yang menentukan. Amanah akan dipikulkan pada kita beberapa tahun kedepan, saat kita tampil menjadi pemimpin ditengah-tengah masyarakat luas. Inilah alasan mengapa kita perlu berprestasi. Prestasi yang membanggakan untuk negeri. Prestasi dengan memberikan faedah dan mengawal revolusi. Prestasi yang bukan hanya untuk diri sendiri namun bisa memberi arti bagi negari yang tersakiti oleh pemerintahan sendiri.
Janganlah kita berprestasi dihadapan manusia namun berprestasilah dihadapat Allah SWT karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Tags :

  • KBBI PRESTASI
  • MENGAPA HARUS BERPRESTASI 
  • MEMAKNAI SEBUAH PRESTASI
  • KEJAMNYA PT. FREEPORT
  • INDONESIA KINI 
  • NOVEL BASWEDAN
  • BUKU BY: DARI MAHASISWA UNTUK INDONESIA BERPRESTASI
  • UNIVERSITAS AIRLANGGA
  • AHMAD LUKMAN HAKIM


0 Response to "mengapa harus berprestasi?"

Post a Comment

Yuk.. Komentar nya yang berhubungan dengan tema atau agama islam