Celotehan anak broken home meluluhkan hati seseorang #2

Islam sunni agamaku - Melanjutkan Artikel Celotehan anak broken home meluluhkan hati seseorang. Sebagai orang tua seharusnya memberikan contoh dan teladan yang baik bagi anak nya. Bagi anak mendapatkan kasih sayang dan perhatian merupakan penantian yang berharga. Bukan memberikan contoh pertengkaran ibu dan ayah. Celotehan anak broken home meluluhkan hati seseorang #2 ini merupakan isi hati dan pikiran anak ABH. 
Celotehan anak broken home meluluhkan hati seseorang #2
  • Berharap perpisahan orangtua
Kalian yang orangtua nya pisah mungkin lebih baik, dari pada kedua orangtua ku, yang awet hampir 20 tahun. Namun kami anak-anaknya tersiksa setiap hari mendengar teriakan, melihat keributan, didalam rumah. Entahlah ketika orang lain sedih melihat orangtua nya berpisah, namun aku berharap perpisahan itu terjadi pada kedua orangtua Ku.
  • Broken Home merupakan Motivasi
Jangan jadikan broken home sebagai alasan untuk terpuruk. Harus kuat bangkit dan jadikan motivasi, bahwa walaupun dari sisi keluarga tidak begitu harmonis dan mendukung, tapi kita tetap sukses
  • Kesedihan dan kebahagiaan hanyalah sementara
Yang aku yakini saat ini adalah bahwa semua kesedihan dan kebahagiaan dunia ini hanyalah sementara dan aku tak akan peduli dengan keduanya. Karena hidup hanyalah sia-sia jika terus memikirkan keduanya.
  •  Tak peduli nama panggilan mu
Ga akan ada lagi panggilan Ayah dan Bunda. Panggilan itu hanya berlaku waktu dulu. Yaa hanya dulu, sekarang engkau hanyalah penghancur hidupku.
  • Idul Fitri penuh kesendirian 
Disaat semua sedang asik berkumpul, bersuka ria, bahagia. Berbeda dengan aku malah dalam kamar, menyendiri. Bagiku kesendirian itu sudah biasa, dan bagiku aku lebih menyukai kesendirian itu.
Karena awal hidupku memang sendiri.
  • Ucapan yang terindah
seiring terbitnya mentari pagi
seiring lantunan takbir berkumandang kepada Illahi
telah datang Hari yang Fitri

Hari Rayaku kini tidak berubah
masih sama seperti dahulu
tanpa lengkap dan hangatnya keluarga di sisi ku

rumah ini masih saja hampa
masih penuh harap yang tak kunjung tercapai
lagi-lagi​ ku berharap
pada Hari yang Fitri
mereka kan kembali dari pergi nya

teruntuk Ayah dan Ibu ku nan jauh disana
aku tau, darah daging mu ini tak luput dari kesalahan
tiada yang lebih bermakna dari pintaku
selain pintu maaf yang kalian beri

tolong maafkan aku Ayah, Ibu
rasakan dekap dan kecupku untukmu
rasakan cinta dan rinduku padamu
aku telah memaafkan kalian

dan teruntuk para teman
kita berada di garis luka yang sama
ku tau sakit dan keluh mu 
hangatkan Hari Raya mu dengan penuh keikhlasan
keikhlasan menerima dan memaafkan
maka bersukacita lah kamu

semoga jiwa kembali suci
semoga hati kembali damai
semoga kita mampu mengikhlaskan 
semoga Ayah dan Ibu saling memaafkan.

0 Response to "Celotehan anak broken home meluluhkan hati seseorang #2"

Post a Comment

Yuk.. Komentar nya yang berhubungan dengan tema atau agama islam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel