Ads

khotib jumat

khotib jumat

[Islam sunni agamaku]
 Shalat wajib satu-satunya yang pelaksanaannya disertai khutbah adalah shalat jum'at. Dalam hal khotib jumat khutbah merupakan syarat mutlak bagi sahnya shalat tersebutnya. Shalat sunnah hari raya idul Fithri dan Adha khutbah dilakukan usai shalat. Lain halnya shalat jumat, yang tidak hanya diwajibkan saja atas semua muslimin, melainkan khutbahnya pun harus didahulukan dari pada shalat.

Hikmah didahulukan khotib jumat sebelum khutbah shalat ialah agar semua peserta jama'ah mendengarkan dan memperhatikan benar-benar semua yang dikemukakan oleh khotib jumat. Jangan sampai ada seorang pun yang terlena atau terlengah, baik karena mengantuk, ketiduran ataupun bercakap-cakap dengan jamaat khotib jumat. Dan yang lebih penting ialah jangan sampai ada yang hanya menunaikan shalatnya saja yang dua rakaat tanpa mendengarkan khutbah, kecuali diluar kesanggupannya.

Rasulullah SAW sangat menekankan betapa pentingnya mendengarkan dan memperhatikan khotib jumat, sehingga beliau menegaskan dalam sebuah Hadits yang diketengahkan oleh Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairrah Ra, yang menuturkan bahwasannya Rasulullah SAW telah bersabda yang artinya :
Apabila khotib jumat telah naik ke atas mimbar, janganlah ada diantara kalian yang bercakap-cakap, dan barangsiapa yang bercakap-cakap berarti ia telah berbuat sia-sia dan siapa yang berbuat sia-sia maka(tidak mendapat fadhilah shalat) tiada jumat baginya.

Hadits lain yang berasal dari sumber yang sama bahkan lebih tegas lagi. Dari Abu Hurairrah Ra, bahwasannya Rasulullah SAW telah bersabda yang artinya :
Jika ada hari jumat (yakni dalam shalat jumat), di saat khotib jumat sedang berkhutbah kemudian engkau berkata kepada temanmu:"Diamlah!", maka engkau telah berbuat sia-sia (tidak mendapat fadhilah shalat jumat).

Muslim mengetengahkan sebuah hadits yang berasal dari Abu Hurairrah juga, yang menuturkan bahwasannya Rasulullah SAW telah bersabda yang artinya :
Barangsiapa berwudhu dengan baik pada hari jumat, kemudian ia hadir dalam shalat jumat, lalu mendengarkan dan memperhatikan (khotib jumat), Allah mengampuni dosa-dosanya sejak hari jumat yang lalu hingga hari jumat itu, bahkan ditambah lagi dengan tiga hari. Dan barangsiapa mengusap-usap benjolan(yang ada pada tubuhnya pada saat khotib jumat sedang berkhutbah) ia telah berbuat sia-sia.

Dari Hadits tersebut kita peroleh pengertian jelas, betapa pentingnya mendengarkan khutbah khotib jumat. Demikian keras dan tegasnya Rasulullah SAW memperingatkan umatnya agar mengindahkan kewajiban shalat jumat dan menjaga baik-baik ketertiban pelaksanaanya. Bahkan mengucap:"Subhanallah!" pada saat khotib jumat sedang berkhutbah pun tidak diperkenankan oleh beliau.

Mengenai hal ini, Abu Hurairrah menuturkan bahwasannya Rasulullah SAW telah bersabda yang artinya :
Janganlah engkau mengucapkan : "subhanallah" pada saat imam sedang khotib jumat".

Demikian kesempurnaan shalat jumat. Rasulullah SAW telah memberi petunjuk demikian rinci, antara lain seperti Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abdullah bin Umar Ra, dari Rasulullah SAW, yang artinya :
Barangsiapa mandi pada hari jumat (yakni mandi dahulu sebelum berangkat keshalat jumat), kemudian ia mengenakan wewangian milik isterinya jika ia mempunyainya-lalu mengenakan pakaiannya yang terbaik dan (di masjid) ia tidak melangkahi pundak orang lain dan tidak pula berbuat sia-sia pada saat khutbah khotib jumat, semuanya itu merupakan kaffarat (penghapus dosa) baginya selama waktu diantara dua jumat. Barangsiapa berbuat sia-sia dan melangkahi pundak orang lain, ia hanya beroleh shalat Zhuhur".

Hadits tersebut diriwayatkan juga oleh ibnu khuzaimah didalam Shahihnya.

Kiranya perlu diketengahkan lagi sebuah Hadits yang bernada peringatan lebih keras bagi orang yang bercakap-cakap pada saat khutbah khotib jumat. Sebuah Hadits yang berasal dari Ibnu Abbas Ra, yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda yang artinya :
Barangsiapa bercakap-cakap pada (shalat) hari jumat disaat imam sedang berkhutbah khotib jumat, ia ibarat keledai yang mengangkut buku-buku tebal. Dan barangsiapa yang berkata:"Diamlah!" saja, tiada jumat baginya."

Dengan redaksi yang mirip, dalam Al-Qur'an disebutkan (keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal), yang merupakan perumpamaan bagi ulama-ulama Yahudi. Dan suara keledai adalah seburuk -buruknya suara.

Baca Artikel terbaru lainnya :


Oleh karena kita diwajibkan mendangarkan khutbah khotib jumat dengan seksama dan jangan sampai kita lalai karena meninggalkan sunnah dan kewajiban khutbah jumat.

0 Response to "khotib jumat"

Post a Comment

Yuk.. Komentar nya yang berhubungan dengan tema atau agama islam

iklan 1

iklan 2

iklan 3

iklan 4